Erupsi Anak Krakatau 21 Oktober Tercatat dengan Kolom Abu 500 Meter

LAMPUNG SELATAN - Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat pada 21 Oktober 2026 pukul 11.45 WIB. Menurut pemberitaan detikSumbagsel mengenai informasi PVMBG, kolom abu hitam tebal mencapai 500 meter di atas puncak.
Ketinggian itu setara sekitar 657 meter di atas permukaan laut. Kolom abu condong ke barat laut, sementara Suwarno menyatakan erupsi masih berlangsung ketika pelaporan dilakukan.
Pada laporan tanggal tersebut, status gunung berada pada Level III atau Siaga. PVMBG melarang pendekatan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi serta kegiatan pada radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara.
Masyarakat pesisir Lampung dan Banten diimbau tenang, beraktivitas seperti biasa, dan mengikuti arahan BPBD setempat. Mereka juga diminta tidak mempercayai informasi yang menyebut erupsi itu akan memicu tsunami.
Kredit foto: Foto: Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada tanggal pemberitaan sumber (Dok. PVMBG).
Sources: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8717116/gunung-anak-krakatau-erupsi-siang-ini-abu-hitam-membubung-500-meter — Gunung Anak Krakatau Erupsi Siang Ini, Abu Hitam Membubung 500 Meter
Sumber arsip: garisdepan.online — https://garisdepan.online/berita/warga-pesisir-diminta-tenang-dan-ikuti-bpbd-seusai-erupsi-anak-krakatau [7]